Pada dasawarsa 1980 - 1989,
terjadi dua kali pergantian kepemimpinan. Setelah memimpin
ITA selama 11 tahun (1969 - 1980), Pdt. Baring L. Yang (almarhum)
pada tanggal 15 Januari 1980 mengundurkan diri dari jabatan
Rektor ITA. Pengunduran diri Pdt. Baring L. Yang tersebut
dikarenakan faktor usia dan kondisi kesehatan beliau yang
makin menurun. Kekosongan jabatan rektor ITA kemudian diisi
oleh Bpk. Prof. J.F. Tahalele M.A. (almarhum) yang diangkat
sebagai pejabat sementara Rektor ITA pada 18 Maret 1980.
Upacara pelantikan tersebut dihadiri oleh Dewan Kurator
ITA dan dalam melaksanakan tugasnya di ITA, beliau didampingi
oleh Pdt. Daniel Tanaja, B.Sc. sebagai pembantu rektor.
Setelah memimpin ITA selama
5 tahun, Bpk. Prof. J.F. Tahalele, M.A. kemudian digantikan
oleh Pdt. Peterus Pamudji, Ph.D. yang baru menyelesaikan
studinya di Drew University - Amerika. Acara serah terima
jabatan tersebut diadakan pada tanggal 26 Agustus 1985 dan
dihadiri oleh anggota Dewan Kurator, para dosen, mahasiswa
dan undangan lainnya.
Dalam sambutan serah terima
jabatan itu, Bpk. Prof. J.F. Tahalele, M.A. mengatakan bahwa
pembangunan di ITA harus terus dijalankan. Pembangunan yang
dimaksud bukan hanya dalam pengertian fisik tetapi juga
spiritual dan intelektual. Beliau mengatakan lebih lanjut
bahwa dalam hubungan ini Tuhan memang tidak menjanjikan
lautan yang teduh bagi biduk kita, namun Tuhan menjanjikan
bahwa biduk itu pasti akan tiba di pelabuhan yang tela ditetapkan-Nya.
Sementara itu Pdt. Peterus Pamudji, Ph.D. dalam sambutannya
mengatakan bahwa memang pembangunan harus terus dijalankan
di ITA untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan yang
ada. Namun diingatkan juga bahwa pembangunan itu adalah
Tuhan sendiri, bukan manusia, kita hanya alat di tangan-Nya,
karena itu tidak ada alasan bagi kita untuk menyombongkan
diri.